Jika saya menjadi gubernur Bank Indonesia.
Hmm...mantep banget tuh,hehe... insya allah lah, pada artikel saya yang pertama
saya lebih spesifik membahas ke bagaimana memimpin/jadi pemimpin yang baik bagi
bawahannya. Pada artikel saya yang ini lebih ke bagaimana cara saya jika saya
mnjadi gubernur bank indonesia.
Jika saya jadi gubernur Bank Indonesia saya
akan melakukan perubahan kearah yang baik dan lebih baik lagi bagi kemajuan BI.
Saya akan menerapkan konsep 5M(Mengecek,Melakukan
tindakan,Merancang,Menerapkan,Mengevaluasi). Yang pertama adalah Mengecek. Mengecek yang saya maksud
disini adalah melakukan pengecekan keseluruh bagian mulai dari
Karyawan,Peralatan,Peraturan,Konsep,dan yang lainya. Sekiranya ada yang perlu
di perbaiki kita perlu perbaikan tersebut.
Yang Ke-2 adalah Melakukan tindakan. Melakukan tindakan yang saya maksudkan disini
adalah setelah melakukan pengecekan saya akan buat sebuah tindakan baru
semisal,saya akan mempertahankan karyawan yang kompeten dan akan membuang
karyawan yang tidak kompeten, yang saya maksud kompeten disini adalah Karyawan
yang disiplin,tanggung jawab,cermat,terampil,kreatif,inovatif,dan jujur. Karna
kenapa? Bicara yang namanya perusahaan, perusahaan itu harmonisasi nada. Dalam
arti lain satu kesatuan, jika kita ingin melakukan perubahan kita harus rubah
dari akar sampai pucuknya, karena itu demi kemajuan perusahaan kita. Memang
harus ada yang di korbankan. Nah langkah selanjutnya adalah setelah diposisi
karyawan kita sudah mendapatkan yang kompeten. Harus juga diimbangi dengan
peralatan yang kita punya, menurut saya harus adanya keseimbangan (ballence)
antara keduanya. Karyawan yang kompeten ditunjang dengan peralatan yang baik
pula. Memang perlu adanya pengeluaran, tapi kalau itu baik untuk perubahan
perusahaan kenapa tidak? Catatan:toh yang kita ganti peralatan yang sudah tidak
memadai atau tidak berfungsi dengan maksimal lagi. Karena akan menghambat
pelayanan,waktu terbuang percuma,dan merugikan perusahaan.