Sabtu, 18 Februari 2012

JIKA SAYA MENJADI GUBERNUR BANK INDONESIA PART II

Jika saya menjadi gubernur Bank Indonesia. Hmm...mantep banget tuh,hehe... insya allah lah, pada artikel saya yang pertama saya lebih spesifik membahas ke bagaimana memimpin/jadi pemimpin yang baik bagi bawahannya. Pada artikel saya yang ini lebih ke bagaimana cara saya jika saya mnjadi gubernur bank indonesia.

Jika saya jadi gubernur Bank Indonesia saya akan melakukan perubahan kearah yang baik dan lebih baik lagi bagi kemajuan BI. 

Saya akan menerapkan konsep 5M(Mengecek,Melakukan tindakan,Merancang,Menerapkan,Mengevaluasi). Yang pertama adalah Mengecek. Mengecek yang saya maksud disini adalah melakukan pengecekan keseluruh bagian mulai dari Karyawan,Peralatan,Peraturan,Konsep,dan yang lainya. Sekiranya ada yang perlu di perbaiki kita perlu perbaikan tersebut.

Yang Ke-2 adalah Melakukan tindakan. Melakukan tindakan yang saya maksudkan disini adalah setelah melakukan pengecekan saya akan buat sebuah tindakan baru semisal,saya akan mempertahankan karyawan yang kompeten dan akan membuang karyawan yang tidak kompeten, yang saya maksud kompeten disini adalah Karyawan yang disiplin,tanggung jawab,cermat,terampil,kreatif,inovatif,dan jujur. Karna kenapa? Bicara yang namanya perusahaan, perusahaan itu harmonisasi nada. Dalam arti lain satu kesatuan, jika kita ingin melakukan perubahan kita harus rubah dari akar sampai pucuknya, karena itu demi kemajuan perusahaan kita. Memang harus ada yang di korbankan. Nah langkah selanjutnya adalah setelah diposisi karyawan kita sudah mendapatkan yang kompeten. Harus juga diimbangi dengan peralatan yang kita punya, menurut saya harus adanya keseimbangan (ballence) antara keduanya. Karyawan yang kompeten ditunjang dengan peralatan yang baik pula. Memang perlu adanya pengeluaran, tapi kalau itu baik untuk perubahan perusahaan kenapa tidak? Catatan:toh yang kita ganti peralatan yang sudah tidak memadai atau tidak berfungsi dengan maksimal lagi. Karena akan menghambat pelayanan,waktu terbuang percuma,dan merugikan perusahaan. 

Jumat, 10 Februari 2012

“JIKA AKU MENJADI GUBERNUR BANK INDONESIA”


Bila berfikir mengenai Gubernur Bank Indonesia. Pasti terlintas,wah saya pengen tuh, siapa coba yang tidak mau? kita tahu sendirilah jangankan Gubernurnya,sekelas jabatan yang dibawah semisal kasir lah,kerjanya enak,udah bersih,rapih,kantornya besar,mewah,megah,ruang kerja ber-ac,berwibawa dan pastinya gajinya gede lagi hehe. Beuh apalagi jadi Seorang Gubernur di Bank Indonesia, pengen banget lah pastinya.gak mungkin lah kalo enggak ada yang mau.

Huhh...Kapan ya Aku Jadi Gubernur Bank Indonesia??? Ya,itu mimpi saya mudah-mudahan terkabul. Tapi yang terpenting disini adalah kemampuan(mampuhkah saya/bisakah saya),bila seorang ingin menjabat sebuah jabatan tentunya seseorang itu juga harus mumpuni di bidang tersebut,yang artinya menempatkan suatu pekerjaan pada seorang yang ahli di bidangnya.

Meskipun itu menjadi seorang pemimpin itu tidaklah mudah salah satunya seorang pemimpin harus mempunyai jiwa kepemimpinan (leader ship).Seorang pemimpin haruslah mempunyai sikap penggerak atau bisa menggerakan bawahan-bawahannya dengan caranya sendiri. Kemudian harus punya sikap tanggung jawab dan kerja keras. Hal tersebut penting bila kita ingin menjadi pemimpin

Selain itu bila menjadi seorang pemimpin janganlah sekalipun gelap mata. Apalagi hanya karena rupiah. Kita tahu sendirilah keadaan bangsa ini,bangsa ini memang sudah merdeka dari penjajah. Tapi rakyat kita masih banyak yang sengsara. Sengsara ekonominya dijajah oleh ekonomi. Dan salah satu dampak nya adalah dari penyelewengan dana/anggaran baik untuk rakyat miskin maupun yang lainnya.Maka dari itu diperlukan seorang pemimpin yang jujur,dapat dipercaya(amanah),dan ahli dibidangnya.